Tak Mati Dipatuk Kobra 30 Kali, Gadis Dianggap Titisan Dewa

agen poker online, poker online terbaik, bandar poker online, poker online terpercaya

Tak Mati Dipatuk Kobra 30 Kali, Gadis Dianggap Titisan Dewa

Tak Mati Dipatuk Kobra 30 Kali, Gadis Dianggap Titisan Dewa

Bagi orang awam, ular kobra dikenal sebagai ular berbisa yang dapat membunuh siapapun dengan racunnya.

Poker Online Terbaik –┬áNamun bagi remaja berusia 18 tahun dari Himachal Pradesh, India, hal tersebut bukanlah sesuatu yang patut ditakuti.

Selama tiga tahun terakhir, ia telah bertahan dari 34 patukan mematikan ular tersebut. Entah bagaimana, tubuhnya seolah kebal dengan bisa ular.

“Saya pernah digigit oleh kobra dua atau tiga kali pada hari yang sama,” ujar Manisha Verma acuh tak acuh seperti dilansir dari Indiatimes, Kamis (03/03/2017).

Verma mengaku pertama kali digigit oleh ular tiga tahun lalu. Dan sejak saat itu, ia telah digigit lebih dari 30 kali.

“Gigitan ular pertama kalinya di dekat sungai. Terakhir kali, saya digigit ular putih yang terpesona pada saya dan mematukku,” kata dia.
Poker Online Terbaik

Tak Mati Dipatuk Kobra 30 Kali, Gadis Dianggap Titisan Dewa

Di desanya, Verma sendiri dianggap memiliki ‘koneksi’ dengan Tuhan. Hal ini yang membuat ia selalu terpesona setiap melihat seekor ular.

Sementara bagi ayah Manisha, gigitan ular bukanlah masalah besar. Ayah Manisha yakin dengan membawa anaknya ke kuil, bisa ular yang berbahaya dapat dihindari dengan berkat dari dewa di kuil.

Herpetologis setempat memiliki teori lain terhadap kekebalan tubuh gadis itu terhadap bisa ular. Menurut salah satu juru bicara herpetologis, di sekitar daerah tersebut terdapat ular-ular beracun seperti Viper, Russel, dan ular derik. Tidak masuk di akal bila remaja itu kebal terhadap bisa ular.

“Alasan paling logis adalah mungkin ular-ular yang menggigitnya adalah ular yang tidak lagi memiliki bisa.”
Poker Online Terbaik

Agen Poker Terpercaya | Poker Online Uang Asli | Judi Poker Online
You may also like...

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *